You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Suku Dinas Tamhut Jakbar Tanam 649 Pohon Pelindung
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Suku Dinas Tamhut Jakbar Telah Tanam 649 Pohon Pelindung

Selama periode Januari hingga Agustus 2026, jajaran Suku Dinas Pertamanan dan Kehutanan (Tamhut) Jakarta Barat telah menanam 649 pohon pelindung di delapan wilayah kecamatan.

Melalu gerakan Jumat Menanam

Berbagai jenis pohon pelindung yang ditanam itu seperti Tabebuya Ungu, Tabebuya Pink, Tabebuya Kuning dan Mahoni.

Kepala Suku Dinas Tamhut Jakarta Barat, Dirja Kusuma menjelaskan, kegiatan menanam rutin dilaksanakan Jumat setiap pekan untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup, mengatasi pencemaran udara dan penghijauan.

Murid SDN Balekambang 03 Tanam 20 Pohon Pelindung

"Sasarannya seperti lahan kosong milik pemprov, taman, jalur hijau dan areal pemakaman. Selain untuk penghijauan, juga untuk menjaga dan memanfaatkan aset milik pemprov," katanya, Jumat (28/8).

Pada hari ini, ungkap Dirja, pihaknya menanam delapan delapan Pohon Tabebuya Ungu di Taman Aneka Elok, Perumahan Kedoya Elok Blok E8, RT 16/04 Kelurahan Kedoya Selatan, Kebon Jeruk.

Menurutnya, jumlah ini melengkapi total 60 pohon pelindung yang ditanam selama medio Agustus di Jakarta Barat. Sedangkan sebelumnya, pada Januari 30 pohon, Februari 17, Maret 13, April 127, Mei 171, Juni 100 dan Juli sebanyak 131 pohon yang ditanam.

Selain pohon pelindung, kata Dirja, pihaknya juga melakukan penanaman tanaman hias. Sejak Januari hingga Agustus 2026 ini, pihaknya mencatat telah menanam 189.853 polybag tanaman hias yang terdiri dari tanaman Widelia, Tapak Hijau, Pretty Pink, Hanjuang, Miana dan tanaman Rohelia.

"Totalnya untuk pohon pelindung sudah 649 kami tanam melalu gerakan Jumat Menanam. Ke depan kami akan terus gencarkan penanaman pohon," tukasnya.

Lurah Kedoya Selatan, Anto mengapresiasi dan sangat mendukung kegiatan Jumat Menanam yang dinisiasi Suku Dinas Tamhut Jakarta Barat.

Diakuinya, kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan kualitas udara sekaligus mengurangi polusi.

"Setiap bibit yang kita tanam hari ini adalah oksigen dan peneduh bagi anak cucu kita besok.," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

    access_time11-10-2026 remove_red_eye29686 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Tera Perangkat SPKLU Pastikan Pengukuran Energi Listrik Akurat

    access_time09-10-2026 remove_red_eye11748 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

    access_time15-10-2026 remove_red_eye8602 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. MRT Jakarta Integrasikan Pembayaran Tiket JakLingko Mulai 12 Oktober 2026

    access_time09-10-2026 remove_red_eye4064 personAldi Geri Lumban Tobing
  5. Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

    access_time12-10-2026 remove_red_eye1839 personAldi Geri Lumban Tobing